Berita Terkini

KPU SUltra Menetapkan Jumlah Pemilih hasil PDPB Semester I sebanyak 1.871.362

Kendari, sultra.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Tenggara menyelenggarakan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester Pertama Tahun 2025 di Aula Husni Kamil Manik pada Jumat (4/7/2025). Acara dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Prov. Sultra, Nengtias. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa kegiatan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan merupakan bagian dari upaya KPU dalam menjaga dan meningkatkan kualitas data pemilih secara terus-menerus, guna mewujudkan pemilu yang demokratis, inklusif, dan akurat. “Hasil pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini sebelumnya 17 KPU Kabupaten/Kota sudah melaksanakan Pleno di Tingkat Kabupaten/Kota dan pada hari kami di Tingkat Provinsi akan menetapkan hasil Rekapitulasi PDPB”,kata Nengtias. Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Prov Sultra Mu’min, menyampaikan Pleno rekapitulasi PDPB ini dilakukan secara berkala setiap persemester. Hal ini sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Pemilu serta PKPU Nomor 1 Tahun 2025 yang mengatur tentang Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan dan Data PDPB ini kami Peroleh berdasarkan hasil singkronisasi dengan data pemilih pilkada tahun 2024 dan data kependudukan yang bersumber dari kemendagri. Ungkap Mu’min. Disdukcapil Prov. Sultra, Ifa Puciano menyampaikan bahwa data yang di turunkan sudah Sesuai dengan catatan validasi bersih berdasarkan konsolidasi data DKB  tahun 2024 jadi dari pihak disdukcapil bahwa data ini resmi aman bagaimanapun data ini bergerak dan di bulan ini akan ada lagi data DKB terbaru tahun 2025. saat ini juga kami baru menerima data terkait adanya perubahan wilayah dimana salah satunya terdapat di Kabupaten konawe selatan rapat pleno terbuka Rekapitulasi PDPB semester pertama tahun 2025 didapatkan rekapitulasi jumlah pemilih laki-laki sebanyak 929.956 pemilih perempuan sebanyak 941.406 dan total pemilih sebanyak 1.871.362 yang tersebar di 221 kecamatan dan 2285 desa se-Se Sultra. Dalam kegiatan rapat pleno terbuka Rekapitulasi PDPB KPU Prov. Sultra mengundang Bawaslu Prov. Sultra, Polda Sultra, Korem 134HO, Ditjen Permasyarakatan dan Disdukcapil Prov. Sultra. 

Penguatan Kelembagaan Pasca Pemilihan Kepada KPU Kabupaten Kota

Kendari,sultra.kpu.go.id- KPU Sultra gelar rapat koordinasi dengan KPU Kabupaten/Kota melalui daring dalam rangka penguatan kelembagaan pasca pemilu dan pilkada, di aula husni kamil manik rabu (25/6/2025) Dalam arahannya Ketua KPU Prov. Sultra, Nengtias mengingatkan tentang pentingnya kedisiplinan bagi seluruh satuan kerja lingkup KPU Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tenggara pasca Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah Serentak. Selanjutnya Kadiv Hukum dan Pengawasan KPU Prov. Sultra, Asril menyampaikan agar tetap menjaga kekompakan sesama penyelenggara di masa pasca Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah Serentak. Asril juga mengungkapkan informasi terkait mekanisme pelaksanaan Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) KPU Provinsi Sulawesi Tenggara. Selanjutnya Amirudin, Kadiv Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Hubungan Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Prov. Sultra menyampaikan agar KPU Kabupaten/Kota apabila memiliki fasilitas yang mendukung agar melakukan podcast serta dalam pelaksanaan layanan humas agar

Rakor PDPB Semester 1 KPU Sultra Undang Lembaga/Instansi Terkait

Kendari, sultra.kpu.go.id-Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar rapat koordinasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) Tahun 2025. sebagai bagian dari upaya mensosialisasikan PKPU Nomor 1 Tahun 2025. kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaring masukan dari Lembaga/instansi terkait pelaksanaan aturan tersebut, bertempat di Aula Husni Kamil Manik KPU Prov. Sultra, Rabu (25/6/2025) Kegiatan rakor PDPB di buka oleh ibu ketua KPU Prov. Sultra Nengtias dalam sambutannya menyampaikan Syukur alhamdulilah pada kesempatan ini kita dapat berkumpul untuk mengikuti kegiatan rakor PDPB, sebagaimana diketahui kegiatan rakor ini merupakan suatu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh KPU secara berjenjang yang sudah di tetapkan dalam UU No 7 Tahun 2017 dan juga PKPU 1 tahun 2025 tentang PDPB, sangat penting di laksanakan karena data yang bersifat dinamis yang dapat selalu berubah ubah baik itu berkurang dan ada juga yang bertambah sehingga melalui kegiatan ini kehadiran dari Lembaga/instansi yang ada kaitanya dengan PDPB sangat kami harap dapat memberikan kontribusi berupa masukan dan saran untuk kebutuhan pemutakhirkan data pemilih. Harapannya melalui rapat koordinasi ini dengan Lembaga/Instansi terkait kita dapat menciptakan  data pemilih berkelanjutan yang Akurat, Komprehensif dan Mutakhir. kata Nengtias. Anggota KPU prov. Sultra Mu’min divisi perencanaan data dan informasi menegaskan dimana PDPB adalah kegiatan yang bertujuan untuk memelihara dan memperbarui data pemilih secara berkelanjutan serta menyediakan data dan informasi pemilih berskala nasional secara komprehensif. Dimana pelaksanaan pemutakhiran data pemilih yang perlu diperhatikan adalah data pemilih tersebut sudah sesuai atau berdasarkan KTP elektronik, biodata penduduk, IKD yang betul betul sudah valid yang di terbitkan oleh pihak pemerintah dalam hal ini Dinas Disdukcapil. Ungkap Mu’min. Lanjut mu’min menjelaskan Sumber data pemutahiran data pemilih dari Dpt terkahir, Data penduduk yg dikondilidasikan setiap 6 bulan sekali oleh Dirjen Dukcapil, Data yg bersumber dari instansi terkait, dan Laporan dari Masyarakat. Dalam rapat koordinasi Dinas Disdukcapil Prov. Sultra yang di wakili oleh ibu Ifa Puciano menyampaikan Dinas Dukcapil akan terus melakukan updeting data kependudukan secara simultan dan berkelanjutan, karena hal ini ada kaitanya dengan data pemilih yang dibutuhkan oleh KPU Provinsi, begitu pula yang kami sampaikan di wilayah Kabupaten Kota agar secara teknis akan terus berkordinasi dengan KPU Kab/kota di wilayahnya masing masing. Dinas Dukcapil terus menjemput bola melakukan pendataan data pemilih ditengah keterbatasan anggaran akibat efisiensi. Ungkap Ifa. Turut hadir Lembaga/instansi dalam kegiatan rapat koordinasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan di antaranya Bawaslu Prov. Sultra, Kemenkumham Prov. Sultra, Polda Sultra, Korem 143HO, Disdukcapil Prov. Sultra.

KPU Sultra Gelar Rakor Bersama KPU Kabupaten Kota terkait PDPB Melalui Daring

Kendari.sultra.kpu.go.id-Komisi Pemilihan Umum Prov. Sultra melaksanakan Rapat Koordinasi Bersama KPU kabupaten/Kota se Sulawesi  Tenggara terkait pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan tahun 2025 melalui daring. rabu 94/6/2025) Rapat koordinasi pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan yang dilaksanakan melalui zoom meeting di buka oleh ketua KPU Prov. Sultra Nengtias, dalam sambutannya menyampaikan dimana kegiatan ini adalah dasar dari PKPU Nomor 1 tahun 2025 dan juga merupakan amanat dari UU 7 tahun 2017 bahwa KPU secara berjenjang berkewajiban melakukan pemutakhiran da memelihara data pemilih  sesuai dengan ketentuan. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperbaharui Data Pemilih berdasarkan DPT dari Pemilu atau Pemilihan terakhir dan telah disinkronisasikan dengan data kependudukan secara nasional. dengan metode memperbaharui data pemilih yang dilakukan setiap saat guna memudahkan proses pemutakhiran daftar pemilih pada Pemilu/Pemilihan sehingga menciptakan data pemilih yang komprehensif, akurat,dan mutakhir.  dan harapannya agar peserta rapat untuk mengikuti kegiatan ini secara tertib, kata Nengtias. Lanjut Mu'min selaku Anggota KPU Prov. Sultra Divisi Perencanaan Data dan Informasi dalam arahannya menambahkan bahwa berkaitan dengan PDPB bukan lagi hal baru yang akan kita lakukan dimana di tahun 2022 telah kita laksanakan. agar KPU Kabupaten Kota menunggu dulu arahan data yang akan di turunkan oleh KPU RI, dan tentunya ada data yang memang wajib kita pelihara dan perbaharui serta menjamin kerahasiaan data tersebut.

Ketua KPU Sultra Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila

Kendari,sultra.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Tenggara laksanakan Upacara peringatan hari Lahir pancasila di halaman Kantor KPU dimana hari ini adalah momentum yang sangat penting dalam sejarah bangsa Indonesia yaitu Hari Lahir Pancasila dimana kita tidak hanya mengenang rumusan dasar negara, tetapi juga meneguhkan kembali komitmen kita terhadap nilai-nilai luhur yang menjadi pondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ketua KPU prov. Sultra Nengtias bertindak selaku pembina upacara dalam arahannya menyampaikan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia Pada Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 "Pancasila bukan sekedar dokumen historis atau teks normatif yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945. Ia adalah jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Memperkokoh ideologi Pancasila berarti menegaskan kembali bahwa pembangunan bangsa harus selalu berakar pada nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial. Dalam era globalisasi dan digitalisasi yang semakin kompleks, tantangan terhadap Pancasila pun semakin nyata. Kita menyaksikan penyebaran paham-paham ekstremisme, radikalisme, intoleransi, hingga disinformasi yang mengancam kohesi sosial kita. Oleh karena itu, melalui Asta Cita, kita dipanggil untuk melakukan revitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam segala dimensi kehidupan: dari pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang-ruang digital. Mari kita jadikan Hari Lahir Pancasila ini bukan sekadar seremonial, tetapi momen untuk memperkuat komitmen kita terhadap nilai-nilai luhur bangsa. Jadikan setiap langkah, setiap kebijakan, setiap ucapan dan tindakan kita sebagai cerminan dari semangat Pancasila. Peringatan Hari Lahir Pancasila ini harus menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa berada di tangan kita. Jika kita ingin mewujudkan Indonesia Raya, maka tidak ada jalan lain selain memastikan bahwa Pancasila tetap menjadi jiwa dalam setiap denyut nadi pembangunan.

KPU Sultra Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional

Kendari, sultra.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional di halaman kantor KPU, Ibu Plt. Ketua KPU Suprihaty Prawaty Nengtias bertindak sebagai Pembina upacara yang di hadir anggtoa KPU Provinsi Sulawesi Tenggara, Sekretaris, Pejabat Eselon III dan IV serta jajaran Staf Sekretariat KPU Provinsi Sulawesi Tenggara, (20/5/2025) Dalam amanatnya Nengtias menyampaikan sambutan dari Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Viada Hafid “Menuju Kebangkitan Nasional yang Bersahaja, Berpihak, dan Berkelanjutan Saudara-Saudari Sebangsa dan Setanah Air, Tepat di tanggal 20 Mei 2025, kita tidak sekadar memperingati sebuah tanggal dalam kalender nasional. Kita sedang membuka kembali halaman penting dari Sejarah perjuangan bangsa, halaman yang ditulis bukan dengan tinta biasa, tetapi dengan kebangkitan kesadaran, semangat persatuan, dan keberanian menolak untuk terus terjajah. 117 tahun yang lalu, di tengah keterbatasan dan tekanan kolonialisme, lahirlah sebuah kesadaran baru yang menyalakan api perubahan. Melalui pendirian Budi Utomo, bangsa ini mulai membangun keyakinan bahwa nasib tidak boleh selamanya digantungkan kepada kekuatan asing; bahwa kemajuan hanya mungkin dicapai bila kita bangkit berdiri di atas kekuatan kita sendiri. Namun, kebangkitan itu bukanlah sebuah peristiwa yang selesai dalam satu masa. Kebangkitan adalah ikhtiar yang terus hidup. Ia menuntut kita untuk tidak terjebak dalam romantisme masa lalu, tetapi menuntut keberanian untuk menjawab tantangan zaman ini, zaman yang menghadirkan ujian jauh lebih kompleks: disrupsi teknologi, ketegangan geopolitik, krisis pangan global, dan ancaman terhadap kedaulatan digital kita. Mari kita jaga kebangkitan ini dengan semangat yang sama seperti akar pohon yang menembus tanah. Perlahan tapi pasti, tak selalu terlihat, namun kokoh menopang kehidupan. Karena sesungguhnya, kebangkitan yang paling kokoh adalah kebangkitan yang tumbuh perlahan, berakar dalam nilai-nilai kemanusiaan, dan berbuah pada keadilan serta kesejahteraan yang dirasakan bersama;Dirgahayu Hari Kebangkitan Nasional ke-117 Mari melangkah bersama, dengan langkah yang tenang namun penuh keyakinan, menuju Indonesia yang lebih kuat, lebih adil, dan lebih beradab.