Berita Terkini

Sumpah Pemuda ke-97 Untuk Meningkatkan Soliditas, profesionalisme dan integritas di Lingkungan KPU

Kendari.sultra.kpu.go.id_Komisi Pemilihan Umum melaksanakan Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di halaman Kantor KPU Provinsi Sulawesi Tenggara, Selasa 928/10/2025) Bertindak selaku Pembina Upacara Plh. Ketua KPU Prov. Sultra Muh. Mu’min Fahimuddin dalam amanatnya menyampaikan bahwa Peringatan    Hari  Sumpah   Pemuda   tahun   2025  ini  mengusung    tema "PEMUDA   PEMUDI  BERGERAK INDONESIA BERSATU" mengandung    pesan   kuat   bahwa   semangat   persatuan    masih   menjadi fondasi utama  untuk  membawa bangsa  ini melangkah  maju, menghadapi berbagai tantangan  global dan nasional. Khususnya bagi  kita  di  lingkungan   KPU Prov. Sultra dan juga bagian dari lembaga penyelenggara  demokrasi yang keberhasilannya   ditentukan  oleh soliditas, profesionalisme,   dan   integritas   bersama.   Tanpa  semangat   persatuan, kerja   sama,   dan   dedikasi   dari   setiap   individu,   mustahil   kita   dapat mewujudkan    Pemilu   yang   berkualitas,  transparan, dan dipercaya masyarakat. Kata Mu’min. Lanjut ada beberapa Nilai-nilai yang seharusnya   terus  di jaga    sebagai  aparatur di KPU antara lain : 1. Menjaga   netralitas     dan    profesionalitas,     karena    itulah    jantung kepercayaan  publik terhadap  lembaga ini; 2. Bekerja  dengan   dedikasi   dan  inovasi,  agar  setiap   tahapan   pemilu berjalan  efektif dan  berintegritas; 3.  Menumbuhkan   semangat  pelayanan    publik,   dengan   menghadirkan kerja  yang  cepat,  tepat,   dan  akuntabel; 4.  Menguatkan     solidaritas     antarpegawai dan antar generasi, agar semangat   kebersamaan  tidak  pernah   luntur   di tengah  dinamika   kerja kita. Sebelum menutup Mu’min menyampaikan agar  menjadikan peringatan  Sumpah Pemuda ke-97 ini   sebagai momentum   untuk  melihat  kembali jati  diri dan  komitmen  kita.  Sudahkah kita bekerja    dengan    penuh    semangat   kebangsaan,  Sudahkah   kita menjadi teladan  integritas  di  lingkungan    kerja, dan   sudahkah   kita menjaga   persaudaraan,   saling  mendukung, dan  saling  menghargai   satu sama  lain.

KPU Sultra Gelar Rapat Koordinasi dan Sinergi SDM Penguatan Kelembagaan

Kendari.sultra.kpu.go.id_ Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Tenggara gelar Rapat Koordinasi dan Sinergi SDM KPU Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tenggara dalam rangka Penguatan Kelembagaan, di Aula Husni Kamil Manik. Sabtu (25/10/2025). Menjadi Narasumber dalam kegiatan yakni Direktur Akademi Pemilu dan Demokrasi, Moh. Maskurudin Hafid. Peserta Rakor adalah Kadiv Sosdiklih, Parmas dan SDM, Sekretaris serta Kasubag Parmas dan SDM KPU Kabupaten/Kota pada 17 satker di Prov. Sulawesi Tenggara. Dalam arahanya Koordinator Divisi Parmas & SDM KPU Prov. Sultra Amirudddin menyampaikan bahwa khususnya kita di KPU Sultra KPU telah berhasil menyelenggarakan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 secara profesional dan berintegritas. amiruddin menambahkan dalam menyelenggarakan pemilu dan pilkada, kita dapat melihatnya sebagai tugas kemanusiaan, karena menjalankan aspek teknis kepemiluan dan juga berperan dalam mengelola potensi konflik sosial agar kehidupan masyarakat tetap harmonis pasca penyelenggaraan pemilu khususnya di Sulawesi Tenggara. Sementara itu anggota KPU Sultra Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu Hazamuddin mengatakan bahwa penguatan kelembagaan KPU akan diteruskan ke seluruh jajaran KPU di tingkat Kabupaten/Kota Se Sultra untuk menegaskan kembali visi, misi, serta tujuan penyelenggara pemilu. rakor ini salah satu upaya dalam menjaga keutuhan (soliditas) KPU sebagai penyelenggara Pemilu dan akan memperkuat kualitas SDM melalui berbagai program pelatihan dan pengembangan. Lanjut Hazamuddin.

Sosialisasi Pendidikan pada Pemilih Pemula di SMAN 8 Konawe Selatan

sultra.kpi.go.id_Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Tenggara (KPU Sultra) melaksanakan Sosialisasi Pendidikan pada Pemilih Pemula di SMAN 8 Konawe Selatan, Rabu (22/10/2025) dalam arahannya Anggota KPU Prov. Sultra, Amirudin mengucapkan terimakasih atas antusias siswa dan siswi SMAN 8 Konawe Selatan yang telah mengikuti Kegiatan ini semoga pesan yang disampaikan dapat di terima dengan baik dan dapat meningkatkan partisipasi pemilih pemula pada Pemilu dan Pikada mendatang. Sosialisasi ini bertujuan menumbuhkan kesadaran berdemokrasi sejak dini bagi para pelajar sebagai pemilih pemula, agar menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan berintegritas dalam setiap proses demokrasi. hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini Ketua Bawaslu Prov. Sultra Iwan Rompo Banne.

KPU Sultra Gelar Diskusi Publik Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi

Kendari, sultra.kpu.go.id_Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Tenggara (KPU Sultra) menggelar Diskusi Publik Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi DPR, DPR Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota bertempat di Aula Husni Kamil Manik KPU Prov. Sultra (29/9/2025). Ketua KPU Prov. Sultra  Nengtias membuka kegiatan sekaligus dalam sambutannya menyampaikan bahwa dasar kegiatan yang dilaaksanakan hari ini adalah surat Ketua KPU RI nomor 1109 tertanggal 26 Juni tahun 2025, Dimana salah satu itemnya yaitu melaksanakan kajian teknis dan KPU Prov. Sultra memilih tentang penataan hadir, Sebagaimana diketahui dalam Undang-Undang 7 Tahun 2017 DAPIL itu terbagi tiga yaitu DAPIR Anggota DPR mencapok wilayah Provinsi, kemudian DAPIR Anggota DPR di Provinsi mencakup Kabupaten Kota atau gabungan Kabupaten Kota, serta DAPIL Anggota DPR Kabupaten Kota mencakup Kecamatan atau Gabungan Kecamatan. Lanjut, Instrumen pendapilan ini adalah isu yang cukup sensi, Karena DAPIL  adalah arena pertempuran bagi calon anggota legislatif untuk memperebutkan suara pemilih atau konstituen.  Daerah pemilihan ini adalah ruang untuk dimana rakyat dan wakil rakyat dapat saling mengenal, rakyat dapat mengenal pada siapa suara atau aspirasi mereka titipkan. Begitupun sebaliknya wakil rakyat bertanggung jawab secara penuh dan amanah untuk mewujudkan aspirasi daripada wakil rakyat yang diwakili dengan amanah dan bertanggung jawab. kata Nengtias. Untuk itulah mengapa sangat penting kita adakan diskusi publik tentang pendataan dapil dan alokasi kursi karena untuk memastikan kesetaraan nilai suara sebagai salah satu prinsip dapil dan untuk masukan bagi revisi undang-undang ‘ ungkap nengtias. Hazamuddin Kordiv Teknis Penyelenggara Pemilu dalam arahanya menyampaikan dalam hal perkembangan pelaksanaan Pemilu dari tahun 1955 sampai 2024,dimana jumlah kursi baik DPR maupun kemampuan kota terus kemudian terubah. Hal ini sangat menarik karena kita juga tidak dapat membayangkan ke depan kalau ini kemudian terus bertambah.  Hal ini di liat dari  banyaknya implikasi dan dampak politik yang kemudian ditimbulkan Bukan hanya pada proses penyelenggaraan, tetapi pada sistem pemerintahan yang berrjalan. Lanjut  terkait soal standar penentuan kursi  dimana standar penentuannya itu adalah jumlah penduduk Inilah yang kemudian terus berkembang, melalui undang-undang kemudian ditambah melalui PERPU nomor 1 tahun 2022 Yaitu sejumlah 580 untuk DPRI Terus yang kemudian untuk provinsi, yang terjadi di beberapa daerah oleh karenanya Ini sangat menarik, kalau kita menggunakan pendekatan jumlah penduduk sudah pasti ke depan akan terus bertambah. Kata Hazamuddin turut hadir dalam kegiatan diskusi Profesor Ramlan Surdeti (Akademisi dan juga Praktisi Kepemiluan), Dr. Najib Husein (narasumber dan Akademisi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik ), Kepala Disdukcapil Prov. Sultra , Kepala Badan Kesbangpol Prov. Sultra, pimpinan Partai Politik Tingkat Prov. Sultra, serta Ketua dan Angoota KPU Kabupaten Kota yang hadir secara During.

Sosialisasi Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Di Kabupaten Bombana

Rumbia.sultra.go.id_Anggota KPU Prov. Sultra Amirudin menghadiri kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Tahun 2025 di Kabupaten Bombana 927/9/2025) dalam sambutannya Amiruddin menyampaikan bahwa pendidikan pemilih berkelanjutan menjadi penting untuk memperbaiki kualitas demokrasi di Indonesia. Tantangan pemilu dan pilkada kedepan masih diperhadapkan pada marak nya isu money politik ujaran kebencian dan penyebaran berita bohong atau hoax Melalui pendikan pemilih ini diharapkan peserta dapat memiliki peningkatan pengetahuan dan literasi kepemiluan yang lebih baik. lanjut adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan partisipasi pemilu dan memberikan informasi terkait pemilu dan berdemokrasi.ungkap Amiruddin turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Ketua Komisi II DPR RI, turut hadiri anggota KPU Prov. Sultra, Ketua, Anggota dan KPU Kab. Bombana.