KPU PROV SULTRA GELAR RAKER PENYUSUNAN DAN SIMULASI ALOKASI KURSI DAERAH PEMILIHAN ANGGOTA DPRD KAB/KOTA PEMILU 2019

Kendari, sultra.kpu.go.id. Dalam rangka menyukseskan Tahapan Pemilihan Umum Tahun 2019 khususnya menyangkut Penataan Daerah Pemilihan Anggota DPRD Kabupaten/Kota, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Tenggara yang memiliki peran dalam hal monitoring dan supervisi menggelar Rapat Kerja Penataan, Penyusunan dan Simulasi Alokasi Kursi Daerah Pemilihan Anggota DPRD Kabupaten/Kota pada Pemilu Tahun 2019, rapat kerja ini diselenggarakan di Hotel Blitz Kota Kendari yang di buka langsung oleh Ketua KPU Provinsi Sulawesi Tenggara Hidayatullah, SH di dampingi oleh Anggota KPU provinsi Sulawesi Tenggara Iwan Rompo Banne, S.Sos.,M.Si dan Dr. La Ode Abdul Natsir, SE.,M.Si.

Rapat kerja yang diagendakan terlaksana selama 4 (empat) hari ini sejak tanggal 15 November 2017 di hadiri oleh Anggota KPU Kabupaten/Kota yang membidangi Divisi Teknis, Kepala Sub Bagian teknis dan Hupmas Sekretariat KPU Kabupaten/Kota, Pejabat Dinas kependudukan dan Catatan Sipil Setda Prov Sultra dan Ketua/Anggota DPRD Kabupaten/Kota se Sulawesi Tenggara.

Ketua KPU Provinsi Sulawesi Tenggara Hidayatullah dalam sambutannya mengatakan, Penataan dan Penyusunan Dapil DPRD Kabupaten/Kota Pemilu 2019 merupakan tupoksi KPU Kabupaten/Kota yang penetapannya oleh KPU RI, sementara KPU provinsi hanya mensupervisi dan memonitoring penyusunannya, hal itulah sehingga kegiatan ini terselenggara, Hidayatullah berpesan kepada KPU Kab/Kota agar dalam menyusun dan menata dapil di kabupaten/kota masing-masing agar tetap mengacu pada regulasi yang ada, baik itu Undang-Undang dan Peraturan KPU, sehingga nantinya Dapil yang ditetapkan merupakan karya kita yang dapat dipertanggungjawabkan kepada Publik. Ketua KPU Provinsi juga mengingatkan bahwa Dapil ini akan berdampak pada pembangunan di daerah, olehnya itu agar disusun dan ditata sebaik mungkin dan hindarkan dari “orderan” pihak-pihak tertentu yang ingin mengambil keuntungan pribadi atau golongan.

Peserta rapat kerja juga menerima sajian materi dari Komisioner KPU prov Sultra Dr. La Ode Abdul Natsir terkait menyusunan dan penataan daerah pemilihan setelah acara pembukaan.

Masih dalam rapat kerja ini, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang diwakili oleh Bapak Fadlan menyampaikan perkembangan data penduduk se Sulawesi Tenggara berdasarkan Data Agregat Kependudukan per Kecamatan (DAK2), menurut Fadlan DAK2 tentu saja memiliki keterkaitan dengan bahan penyusunan daerah pemilihan menjadi tupoksi KPU, sehingga sangat penting antara KPU dan Pemerintah untuk terus berkoordinasi.

Agenda utama dari pelaksanaan rapat kerja penyusunan dapail yaitu pemaparan draft Usulan Daerah Pemilihan oleh masing-masing KPU Kabupaten/Kota. Sesi ini dipandu oleh Anggota KPU Provinsi Sulawesi Tenggara Iwan Rompo Banne, dalam kesempatan ini KPU Kabupaten/Kota menyampaikan draft usulan dapil masing-masing disertai dengan latar belakang dan rujukan regulasi (prinsip penyusunan daerah pemilihan), atas pemaparan masing-masing KPU Kabupaten/Kota, KPU Prov Sultra memberikan masukan dan koreksi dari draft yang di paparkan.

Dalam sesi pemaparan draft dapil, perwakilan dari DPRD Kabupaten/Kota juga diminta untuk memberikan tanggapan dan masukan atas penyusunan daerah pemilihan. Hasil dari kegiatan ini akan menjadi bahan KPU Provinsi Sulawesi Tenggara dan KPU Kabupaten/Kota pada rapat kerja nasional penyusunan dan penataan Daerah Pemilihan Anggota DPRD pada Pemilu 2019 yang akan dilaksanakan oleh KPU RI di Provinsi Kalimantan Timur tanggal 20 November 2017. (PPID KPU Prov Sultra)